18.4.11

Always Be The Outsider


“Always be the outsider” tulisan itu terpampang dalam bio akun twitter saya. Ya, saya memang mendeskripsikan diri saya seperti itu. Entahlah, semakin ke sini saya sadar bahwa di kehidupan ini saya semakin sendiri. Sedekat apa pun saya dengan seseorang, entah teman, saudara kandung, bahkan orangtua saya, saya merasa bahwa mereka mempunyai orang lain yang jauh lebih dekat hubungannya dari saya. Ya, saya selalu menjadi "the outsider", yang "the other", yang lain dalam kehidupan mereka. Orang yang selalu berada di luar garis. Hehehe mungkin terdengar kekanakan, tapi bagi saya itulah kenyataan yang terjadi. Yeah, awalnya sih ada kemarahan dalam diri, tapi lama-lama mulai menerima semuanya. Saya tetap melanjutkan hidup untuk diri saya. Sekarang saya tidak akan memaksakan diri saya masuk ke dalam lingkaran kehidupan orang lain. Menjauh dan menjadi diri sendiri tentunya lebih membahagiakan bagi saya. Tapi, senyum dan tangan saya tentunya terbuka bagi siapa saja. Soal setelahnya kemudian Anda melupakan saya, itu tidak menjadi masalah, kita punya kehidupan masing-masing. Blessed universe! ^^

2 comments:

maya said...

kok yg ini gk nongol di link post ya. hemm.... ih ngikut2 ane ajah *blessed universe.
by the way, everybody alone. u, me, them, all alone. just pretend that u are very spesial for u in ur own way.

Meita Sandra said...

hehehe :)